## SNOWFLAKE

## SUPPORT POLICY AND SERVICE LEVEL AGREEMENT SNOWFLAKE

## KEBIJAKAN DUKUNGAN DAN PERJANJIAN TINGKAT LAYANAN

Last Updated: 10 March 2025

Terakhir Diperbarui: 10 Maret 2025

This Snowflake Support Policy and Service Level Agreement ('Support Policy') describes Snowflake's support and  Service  level  offering  in  connection  with  Customer-reported  bugs,  defects,  or  errors  in  the  Service (' Error(s) ') . Snowflake  shall  provide  technical  support  for  the  Service  (' Support ')  in  accordance  with  this Support Policy and the applicable written subscription agreement between Snowflake and Customer for the Service ('Agreement'). Customer shall receive Snowflake's general Support offering, ' Snowflake Support , 1 ' or Snowflake's  enhanced  offering,  'Priority  Support,'  as  designated  in  the  applicable  Order  Form ('Support Level'). However, Snowflake may provide more limited support for free trial and evaluation use of the Service in its discretion. Snowflake may update this Support Policy from time to time. Capitalized terms not defined in this Support Policy have the meaning given to them in the Agreement (including its associated addenda, policies and other terms referenced therein). The language of this Support Policy is English and Bahasa. In the event of a conflict between the English and Bahasa text, the English shall govern.

Kebijakan  Dukungan  dan  Perjanjian  Tingkat  Layanan  Snowflake  ini ('Kebijakan  Dukungan') memuat penawaran dukungan Snowflake dan tingkat Layanan sehubungan dengan bug, kerusakan, atau kesalahan yang dilaporkan Pelanggan di dalam Layanan (' Kesalahan ') . Snowflake akan menyediakan dukungan teknis untuk Layanan (" Dukungan ") sesuai dengan Kebijakan Dukungan ini dan perjanjian berlangganan tertulis yang berlaku antara  Snowflake  dan  Pelanggan  untuk  Layanan  (' Perjanjian ').  Pelanggan  akan  menerima  penawaran Dukungan umum Snowflake, "Dukungan Snowflake¹", atau penawaran Snowflake yang ditingkatkan, "Dukungan Prioritas", yang ditentukan dalam Formulir Pemesanan yang berlaku (' Tingkat Dukungan ') . Namun, Snowflake dapat menyediakan dukungan terbatas lebih banyak untuk percobaan gratis dan penggunaan evaluasi dari Layanan  berdasarkan  diskresinya.  Snowflake  dapat  memperbaharui  Kebijakan  Dukungan  ini  dari  waktu  ke waktu. Istilah dengan huruf kapital yang tidak didefinisikan dalam Kebijakan Dukungan ini memiliki pengertian yang sama yang diberikan kepadanya dalam Perjanjian (termasuk adenda, kebijakan dan ketentuan lainnya yang direferensikan di dalam dokumen ini). Bahasa Kebijakan Dukungan ini adalah Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Dalam hal terdapat pertentangan antara teks Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia, maka Bahasa Inggris yang akan berlaku.

- I. Support
- I. Dukungan
- A. Testing .  As  further  described  in  the  Documentation,  Snowflake  has  processes  designed  to  perform robust testing and validation before each Service release to minimize Errors.
- A. Pengujian . Sebagaimana dijelaskan lebih lanjut dalam Dokumentasi, Snowflake memiliki proses yang dirancang  untuk  melakukan  pengujian  dan  validasi  yang  kuat  sebelum  peluncuran  masing-masing Layanan dilakukan untuk meminimalkan Kesalahan.
- B. General  Support  Offering .  Customer  shall  designate  at  least  one  primary  contact  who  will  have administrator privileges and may designate additional contacts (' Customer Contact(s) ').  Snowflake shall provide English-speaking remote assistance to Customer Contacts for questions or issues arising from any Error, as further described in this Support Policy, including troubleshooting, diagnosis, and recommendations for potential workarounds for the Subscription Term. Snowflake shall also provide the  specific  entitlements  for  the  corresponding  Support  Level  procured  by  Customer,  as  further described  in  this  Support  Policy  and  the  tables  below.  Snowflake's  Support  team  shall  implement follow-the-sun case management for handling Severity Level 1 requests for help with Service-related issues (each such request is a ' Support Case ') to better facilitate uninterrupted support by utilizing Snowflake Support across multiple time zones. If Customer reasonably believes Snowflake Support is

1 Formerly known as Premier Support/ Sebelumnya dikenal sebagai Dukungan Utama

failing to provide timely and commercially reasonable responses in accordance with this Support Policy, Customer  may  escalate  the  Support  Case  using  the  support  escalation  process  described  in  the Snowflake Community. Escalated Support Cases will be directed to Snowflake's management team for consideration.

- B. Penawaran Dukungan Umum . Pelanggan harus menunjuk paling sedikit satu kontak utama yang akan memiliki  hak  istimewa  sebagai  administrator  dan  dapat  menunjuk  kontak  tambahan  (' Kontak Pelanggan '). Snowflake harus memberikan bantuan jarak jauh dalam bahasa Inggris kepada Kontak Pelanggan  untuk  pertanyaan  atau  masalah  yang  timbul  dari  Kesalahan  apa  pun,  sebagaimana dijelaskan lebih lanjut dalam Kebijakan Dukungan ini, termasuk pemecahan masalah (troubleshooting), diagnosis,  dan  rekomendasi  untuk  solusi  yang  berpotensial  selama  Jangka  Waktu  Berlangganan. Snowflake juga akan memberikan hak-hak khusus untuk Tingkat Dukungan yang sesuai yang disediakan oleh Pelanggan sebagaimana dijelaskan lebih lanjut dalam Kebijakan Dukungan ini dan tabel-tabel di bawah  ini.  Tim  Dukungan  Snowflake  akan  melaksanakan  penanganan  kasus  follow-the-sun  untuk menangani permohonan bantuan untuk isu-isu yang berhubungan dengan Layanan dengan Tingkat Keparahan  1  (masing-masing  dari  permohonan  tersebut  adalah  suatu  " Kasus  Dukungan ")  untuk memfasilitasi  dukungan  yang  tidak  terganggu  dengan  lebih  baik  dengan  menggunakan  Dukungan Snowflake  di  beberapa  zona  waktu.  Apabila  Pelanggan  secara  wajar  meyakini  bahwa  Dukungan Snowflake  gagal  untuk  menyediakan  respon  wajar  secara  tepat  waktu  dan  komersial  sehubungan dengan  Kebijakan  Dukungan  ini,  Pelanggan  dapat  mengekskalasi  Kasus  Dukungan  menggunakan proses  ekskalasi  dukungan  yang  dijelaskan  di  dalam  Komunitas  Snowflake.  Kasus  Dukungan  yang diekskalasi akan diarahkan kepada tim manajemen Snowflake untuk dipertimbangkan.
- C. Contacting Snowflake Support . Customer Contacts may contact Snowflake Support for assistance with Support Cases by the following methods: (1) submitting a Support request in the web interface of the Service as described in the Documentation; (2) submitting a Support request to the Snowflake web page hosting the community forums and Support portal located at https://community.snowflake.com (or  such  successor URL as may be designated by Snowflake; the 'Snowflake Community'); or (3) if unable  to  access  the  web  interface  or  the  Snowflake  Community,  Customer  Contacts  may  contact Snowflake Support by phone at the intake phone number identified in the Snowflake Community solely for purposes of having the Support request submitted on their behalf. All Customer Contacts must be reasonably proficient in the use and functionality of the Service and familiar with the Documentation, and shall use reasonable diligence to ensure a perceived Error is not an issue with Customer equipment, software, or internet connectivity.
- C. Menghubungi  Dukungan  Snowflake . Kontak  Pelanggan  dapat  menghubungi  Dukungan  Snowflake untuk  bantuan  terhadap  Kasus  Dukungan  melalui  cara-cara  berikut  ini:  (1)  menyerahkan  suatu permohonan Dukungan pada web interface Layanan sebagaimana dijelaskan dalam Dokumentasi; (2) menyerahkan suatu permohonan Dukungan ke laman web Snowflake yang hosting forum komunitas dan  portal  Dukungan  pada https://community.snowflake.com (atau  URL  pengganti  yang  dapat ditentukan  oleh  Snowflake;  ' Komunitas Snowflake ');  atau  (3)  apabila  tidak  dapat  mengakses  web interface  atau  Komunitas  Snowflake,  Kontak  Pelanggan  dapat  menghubungi  Dukungan  Snowflake melalui telepon pada nomor telepon masuk yang dituliskan dalam Komunitas Snowflake hanya untuk tujuan menyerahkan permohonan Dukungan atas namanya. Seluruh Kontak Pelanggan harus secara wajar cakap dalam menggunakan dan memfungsikan layanan dan familiar dengan Dokumentasi, dan harus  menggunakan  ketekunan  yang  wajar  untuk  memastikan  suatu  Kesalahan  yang  dirasakan bukanlah merupakan masalah dengan peralatan, piranti lunak, atau koneksi internet Pelanggan.
- D. Submission of Support Cases . Each Support Case shall: (1) designate the Severity Level of the Error in accordance with the definitions in Table 1; (2) identify the Account that experienced the error; (3) include  information  sufficiently  detailed  to  allow  Snowflake  Support  to  effectively  assess  the  Error (including any relevant error messages, but not export-controlled data, personal data (other than as required herein), sensitive data, other regulated data, or Customer Data); and (4) provide accurate contact information for the Customer Contact(s) most familiar with the issue. The Customer Contact(s) shall also give Snowflake any other important Support Case information in a timely manner. Information submitted pursuant to a Support Case is not Customer Data. Unless Customer expressly designates the Severity Level, the Support Case will have a default designation of Severity Level 4. If Customer believes the issue to be related to Client Software (as defined in the Agreement), then the Support Case shall

also  include  the  applicable  Client  Software  log  files.  If  a  Customer  Contact  submits  a  Support  Case related to enhancement or feature requests, Snowflake will deem the Support Case closed once the request has been forwarded internally.

- D. Pengajuan  Kasus  Dukungan . Masing-masing  Kasus  Dukungan  harus:  (1)  menetapkan  Tingkat Keparahan  dari  Kesalahan  sesuai  dengan  definisi  pada  Tabel  1;  (2)  mengidentifikasi  Akun  yang mengalami  kesalahan;  (3)  menyertakan  informasi  yang  cukup  terperinci  untuk  memungkinkan Dukungan Snowflake untuk secara efektif menilai Kesalahan (termasuk pesan kesalahan yang relevan, namun bukan data yang dikontrol ekspor, data pribadi (selain dari yang dipersyaratkan di sini), data sensitif, data yang diatur lainnya, atau Data Pelanggan); dan (4) memberikan informasi kontak yang akurat untuk Kontak Pelanggan yang paling mengetahui masalah ini. Kontak Pelanggan harus juga memberikan Snowflake informasi Kasus Dukungan penting lainnya secara tepat waktu. Informasi yang diajukan  sesuai  dengan  suatu  Kasus  Dukungan  bukan  merupakan  Data  Pelanggan.  Kecuali  jika Pelanggan secara tegas menetapkan Tingkat Keparahan, Kasus Dukungan akan memiliki penetapan bawaan sebagai Tingkat Keparahan 4. Jika Pelanggan yakin bahwa masalah tersebut terkait dengan Piranti Lunak Klien (sebagaimana didefinisikan dalam Perjanjian), maka Kasus Dukungan juga harus menyertakan  berkas  catatan  Piranti  Lunak  Klien  yang  berlaku.  Jika  suatu  Kontak  Pelanggan mengajukan suatu Kasus Dukungan terkait dengan peningkatan atau permintaan fitur, Snowflake akan menganggap Kasus Dukungan ditutup setelah permintaan diteruskan secara internal.
- E. Priority Support . If Customer has procured Priority Support, in addition to providing Snowflake Support, Snowflake Support shall: (i) implement follow-the-sun case management for handling Severity Level 1 and Severity Level 2 Support Cases, to better facilitate uninterrupted support by utilizing Snowflake Support across multiple time zones; and (ii) provide Customer the additional Support described in the 'Priority Support Services Description' at https://www.snowflake.com/en/legal/, which is incorporated herein by this reference.
- E. Dukungan  Prioritas. Jika  Pelanggan  telah  mendapatkan  Dukungan  Prioritas,  selain  menyediakan Dukungan Snowflake, Dukungan Snowflake akan: (i) melaksanakan penanganan kasus follow-the-sun untuk menangani Kasus Dukungan Tingkat Keparahan 1 dan Tingkat Keparahan 2, untuk memfasilitasi dukungan yang tidak terganggu secara lebih baik dengan menggunakan Dukungan Snowflake pada beberapa zona waktu; dan (ii) menyediakan Pelanggan dengan Dukungan tambahan yang disebutkan di  dalam "Deskripsi Layanan Dukungan Prioritas" pada https://www.snowflake.com/en/legal/ ,  yang dimasukkan dalam dokumen ini melalui referensi ini.
- F. Read-Only Users Support . For clarity with respect to Snowflake's data-sharing functionality, Read-Only Users may not be designated as Customer Contacts, and any Support Cases related to Customer, in its role as a Provider or with respect to any of its Read-Only Users, shall be submitted solely by Customer's own Customer Contacts.
- F. Dukungan  Pengguna  Baca-Saja. Sebagai  kejelasan  sehubungan  dengan  fungsi  berbagi  data  milik Snowflake,  Pengguna  Baca-Saja  tidak  boleh  ditetapkan  sebagai  Kontak  Pelanggan,  dan  Kasus Dukungan  apa  pun  yang  terkait  dengan  Pelanggan,  dalam  kapasitasnya  sebagai  Penyedia  atau sehubungan  dengan  Pengguna  Baca-Sajanya,  harus  diserahkan  hanya  oleh  Kontak  Pelanggan Pelanggannya.
- G. Other  Support  and  Training .  Snowflake  also  offers  various  support  and  training  resources  such  as documentation, community forums, FAQs and user guides available on the Snowflake Community. Additionally, Snowflake offers fee-based consultation and training services via Statements of Work
- G. Dukungan dan Pelatihan Lainnya. Snowflake juga menawarkan berbagai sumber daya dukungan dan pelatihan  seperti  dokumentasi,  forum  komunitas,  FAQ,  dan  panduan  pengguna  yang  tersedia  di Snowflake Community. Selain itu, Snowflake menawarkan layanan konsultasi dan pelatihan berbiaya melalui Pernyataan Pekerjaan.

## Table 1: Error Severity Level Definitions / Tabel 1: Definisi Tingkat Keparahan Kesalahan

| Severity Level 1 (Critical Severity) / Tingkat Keparahan 1 (Keparahan Kritis)   | An Error that (a) renders the Service completely inoperative or (b) makes Customer's use of material features of the Service impossible, with no alternative available. Suatu Kesalahan yang (a) membuat Layanan benar-benar tidak beroperasi atau (b) membuat fitur Layanan yang material menjadi tidak mungkin digunakan oleh Pelanggan, tanpa adanya alternatif lain yang tersedia.                                                                                                                                                                                                                                          |
|---------------------------------------------------------------------------------|---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
| Severity Level 2 (High Severity) / Tingkat Keparahan 2 (Keparahan Tinggi)       | An Error that (a) has a high impact to key portions of the Service or (b) seriously impairs Customer's use of material features of the Service and Customer cannot reasonably circumvent or avoid the Error on a temporary basis without the expenditure of significant time or effort. Suatu Kesalahan yang (a) berdampak besar pada bagian-bagian penting dari Layanan atau (b) secara serius mengganggu penggunaan fitur-fitur Layanan yang material oleh Pelanggan dan Pelanggan tidak dapat secara wajar mengelakkan atau menghindari Kesalahan untuk sementara waktu tanpa mengeluarkan waktu atau usaha yang signifikan. |
| Severity Level 3 (Medium Severity) / Tingkat Keparahan 3 (Keparahan Sedang)     | An Error that has a medium-to-low impact on the Service, but Customer can still access and use some functionality of the Service. Suatu Kesalahan yang berdampak sedang hingga rendah pada Layanan, namun Pelanggan masih dapat mengakses dan menggunakan beberapa fungsi Layanan.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              |
| Severity Level 4 (Low Severity) / Tingkat Keparahan 4 (Keparahan Rendah)        | An Error that has low-to-no impact on Customer's access to and use of the Service. Suatu Kesalahan yang berdampak rendah hingga tidak ada dampak pada akses dan penggunaan Layanan oleh Pelanggan.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              |

Table 2: Severity Level Response Times / Tabel 2: Waktu Tanggapan Atas Tingkat Keparahan

| Error Severity Level / Tingkat Keparahan atas Kesalahan                       | Initial Response Time Target / Target Waktu Tanggapan Awal   | Initial Response Time Target / Target Waktu Tanggapan Awal   |
|-------------------------------------------------------------------------------|--------------------------------------------------------------|--------------------------------------------------------------|
|                                                                               | Snowflake Support / Dukungan Snowflake                       | Priority Support / Dukungan Prioritas                        |
| Severity Level 1 (Critical Severity) / Tingkat Keparahan 1 (Keparahan Kritis) | One (1) hour / Satu (1) jam                                  | Fifteen (15) Minutes / Lima belas (15) Menit                 |
| Severity Level 2 (High Severity) / Tingkat Keparahan 2 (Keparahan Tinggi)     | Two (2) Business Hours / Dua (2) Jam Kerja                   | Two (2) Hours / Dua (2) Jam                                  |
| Severity Level 3 (Medium Severity) / Tingkat Keparahan 3 (Keparahan Sedang)   | One (1) Business Day / Satu (1) Hari Kerja                   | Four (4) Business Hours / Empat (4) Jam Kerja                |

Severity Level 4 (Low Severity) / Tingkat Keparahan 4 (Keparahan Rendah)

Two (2) Business Days / Dua (2) Hari Kerja

One (1) Business Day / Satu (1) Hari Kerja

- H. Error Response . Upon receipt of a Support Case, Snowflake Support will assess the Error based on the information submitted and the definitions in Table 1, and if Snowflake believes Customer's Severity Level designation is incorrect, Snowflake will promptly notify Customer.  If Customer then identifies a reasonable basis for disagreeing with the Severity Level proposed by Snowflake, the parties each will make a good faith effort to promptly discuss, escalate internally, and mutually agree on the appropriate Severity Level designation. Snowflake shall then use commercially reasonable efforts to meet the Initial Response Time Target set forth in Table 2 above for the applicable Severity Level, as measured during the  applicable  Region  (as  defined  in  the  Snowflake  Service  Consumption  Table)  Snowflake  Support hours set forth in Table 3 below ( ' Business Hours ', and each in-Region day having Business Hours is a ' Business Day ').

H.

- Tanggapan atas Kesalahan. Setelah menerima Kasus Dukungan, Dukungan Snowflake akan menilai Kesalahan berdasarkan informasi yang diberikan dan definisi  pada  Tabel  1,  dan  apabila  Snowflake meyakini  bahwa  penetapan  Tingkat  Keparahan  Pelanggan  tidak  benar,  Snowflake  akan  segera memberitahukan Pelanggan. Jika Pelanggan kemudian mengidentifikasi suatu dasar yang wajar untuk tidak setuju dengan Tingkat Keparahan yang diusulkan oleh Snowflake, para pihak masing-masing akan melakukan usaha dengan itikad baik untuk dengan segera berdiskusi, meningkatkan secara internal, dan secara bersama menyetujui penetapan Tingkat Keparahan yang sesuai. Snowflake akan kemudian menggunakan upaya yang wajar secara komersial untuk memenuhi Target Waktu Tanggapan Awal sebagaimana disebutkan dalam Tabel 2 di atas untuk Tingkat Keparahan yang berlaku, sebagaimana diukur selama jam Dukungan Snowflake pada Wilayah yang berlaku (sebagaimana didefinisikan dalam Tabel  Konsumsi  Layanan  Snowflake)  yang  ditetapkan  dalam  Tabel  3  di  bawah  (' Jam  Kerja ',  dan masing-masing hari dalam Wilayah yang memiliki Jam Kerja disebut ' Hari Kerja ').

## Table 3: Global Snowflake Support Hours / Tabel 3: Jam Dukungan Snowflake Secara Global

|                                                      | Snowflake Support &Priority Support Business Hours / Jam Kerja Dukungan Utama dan Dukungan Snowflake   | Snowflake Support &Priority Support Business Hours / Jam Kerja Dukungan Utama dan Dukungan Snowflake   | Snowflake Support &Priority Support Business Hours / Jam Kerja Dukungan Utama dan Dukungan Snowflake                                     |
|------------------------------------------------------|--------------------------------------------------------------------------------------------------------|--------------------------------------------------------------------------------------------------------|------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
| Snowflake Service Region / Wilayah Layanan Snowflake | Severity 1 (Snowflake Support) / Keparahan 1 (Dukungan Snowflake)                                      | Severity1&2 (Priority Support) / Keparahan1&2 (Dukungan Prioritas)                                     | Severity 2-4 (Snowflake Support) Severity 3-4 (Priority Support) / Keparahan 2-4 (Dukungan Snowflake) Keparahan 3-4 (Dukungan Prioritas) |
| North America / Amerika Utara                        | 24x7x365                                                                                               | 24x7x365                                                                                               | 6AM-6PM PT Mon-Fri / Senin-Jumat                                                                                                         |
| EMEA / Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA)        | 24x7x365                                                                                               | 24x7x365                                                                                               | 6AM-6PM CE Mon-Fri / Senin-Jumat                                                                                                         |
| Asia Pacific / Asia Pasifik                          | 24x7x365                                                                                               | 24x7x365                                                                                               | 6AM-6PM AEDT Mon-Fri / Senin-Jumat                                                                                                       |

## II.

## II.

## Service Level Agreement Perjanjian Tingkat Layanan

Definitions :

Definisi :

' Average Daily Snowflake Credits ' is defined as Customer's actual Snowflake Credit (as defined in the Snowflake  Service  Consumption  Table)  consumption  in  the  calendar  month  of  the  Cloud  Provider Region in which the Service Level Failure occurred, divided by the number of days in such month. ' Kredit  Snowflake  Rata-Rata  Harian ' didefinisikan  sebagai  konsumsi  Kredit  Snowflake  aktual  oleh Pelanggan  (sebagaimana  didefinisikan  dalam  Tabel  Konsumsi  Layanan  Snowflake)  dalam  bulan kalender di Wilayah Penyedia Cloud di mana Kegagalan Tingkat Layanan terjadi dibagi dengan jumlah hari dalam bulan tersebut.

' Calendar Minutes ' is defined as the total number of minutes in a given calendar month. ' Menit Kalender ' didefinisikan sebagai total angka menit dalam satu bulan kalender tertentu.

' Cloud Provider Region ' is defined as the Region (as defined in the Snowflake Service Consumption Table) and Cloud Provider selected by Customer on an Order Form or as configured by Customer via the Service.

' Wilayah  Penyedia  Cloud '  didefinisikan  sebagai  Wilayah  (sebagaimana  didefinisikan  dalam  Tabel Konsumsi  Layanan  Snowflake)  dan  Penyedia  Cloud  yang  dipilih  oleh  Pelanggan  di  dalam  Formulir Pemesanan atau atau yang dikonfigurasi oleh Pelanggan melalui Layanan.

'Downtime' means the minutes during a given calendar month when the Service cannot be accessed by Customer via a user interface, as described in the Documentation, due to server-side errors.

" Waktu Henti "  berarti  jumlah  menit  dalam  satu  bulan  kalender  tertentu  saat  Layanan  tidak  dapat diakses oleh Pelanggan melalui antarmuka pengguna, sebagaimana dijelaskan dalam Dokumentasi, yang disebabkan oleh kesalahan pada sisi server.

' Error  Rate '  is  defined  as  the  number  of  Failed  Operations  divided  by  the  total  number  of  Valid Operations. Repeated identical Failed Operations do not count towards the Error Rate. didefinisikan sebagai jumlah Operasi Gagal dibagi dengan jumlah total Operasi

'Tingkat Kesalahan' Sah. Operasi Gagal identik yang berulang tidak diperhitungkan dalam Tingkat Kesalahan.

" Error Rate Threshold ' is the value set forth in Table 4 below for each applicable Monthly Availability Percentage. This value represents the maximum Error Rate before a minute is considered Unavailable. " Ambang  Batas  Tingkat  Kesalahan "  adalah  nilai  yang  disebutkan  dalam  Tabel  4  di  bawah  untuk masing-masing Persentase Ketersediaan Bulanan yang berlaku. Nilai ini mewakili Tingkat Kesalahan maksimal sebelum suatu menit dianggap Tidak Tersedia.

' Failed  Operations '  is  defined  as  Valid  Operations  where  the  Service  returns  an  internal  error  to Customer, subject to Section III (SLA Exclusions) below.

'Operasi Gagal' didefinisikan sebagai Operasi Sah dimana Layanan membalas dengan suatu kesalahan internal kepada Pelanggan, dengan tunduk pada Bagian III (Pengecualian SLA) di bawah.

' Monthly Availability Percentage ' is defined as the difference between Calendar Minutes and the sum of  (Unavailable Minutes + Downtime) using the relevant Error Rate Threshold, divided by Calendar Minutes, and multiplied by one hundred (100).

'Persentase Ketersediaan Bulanan' didefinisikan sebagai selisih antara Menit Kalender dan jumlah dari  (Menit  Tidak  Tersedia  +  Waktu  Henti)  menggunakan  Ambang  Batas  Tingkat  Kesalahan  yang terkait, dibagi dengan Menit Kalender, dan dikalikan dengan seratus (100).

" Service Level ' is defined as a Monthly Availability Percentage of 99.99% when measured with a 10% Error Rate Threshold, and a Monthly Availability Percentage of 99.9% when measured with a 1% Error Rate Threshold.

" Tingkat Layanan " didefinisikan sebagai suatu Persentase Ketersediaan Bulanan 99,99% yang diukur dengan 10% Ambang Batas Tingkat Kesalahan, dan suatu Persentase Ketersediaan Bulanan 99,9% yang dikur dengan 1% Ambang Batas Tingkat Kesalahan.

' Service Level Failure ' is defined as the Service failing to meet the Service Level in a given month.

" Kegagalan  Tingkat  Layanan "  didefinisikan  sebagai  kegagalan  Layanan  untuk  memenuhi  Tingkat Layanan dalam suatu bulan.

' Service Level Credits ' is defined as the number of Snowflake Credits Customer will receive in the event of  a  Service  Level  Failure  for  a  given  Monthly  Availability  Percentage  and  Error  Rate  Threshold,  as indicated in Table 4.

" Kredit Tingkat Layanan " didefinisikan sebagai jumlah Kredit Snowflake yang akan diterima Pelanggan dalam hal terjadi suatu Kegagalan Tingkat Layanan untuk suatu Persentase Ketersediaan Bulanan dan Ambang Batas Tingkat Kesalahan, sebagaimana diindikasikan dalam Tabel 4.

' Unavailable ' is defined as an Error Rate greater than the relevant Error Rate Threshold over a oneminute interval calculated across all  Accounts within each applicable Cloud Provider Region. For clarity, (i) the Error Rate is 0 when an Account is inactive, i.e., when there are no Valid Operations in the oneminute interval.

'Tidak Tersedia' didefinisikan sebagai Tingkat Kesalahan yang lebih besar dari Ambang Batas Tingkat Kesalahan yang terkait selama interval satu menit yang dihitung di seluruh Akun dalam masing-masing Wilayah Penyedia Cloud yang berlaku. Untuk memperjelas, (i) Tingkat Kesalahan adalah 0 ketika suatu Akun tidak aktif, yaitu, ketika tidak ada Operasi Sah dalam interval satu menit.

' Unavailable Minutes ' is defined as the total accumulated minutes when the Service is Unavailable using the relevant Error Rate Threshold.

'Menit Yang Tidak Tersedia' didefinisikan sebagai total akumulasi menit ketika Layanan Tidak Tersedia menggunakan Ambang Batas Tingkat Kesalahan yang terkait.

' Valid Operation ' is defined as an operation that conforms to (a) the Documentation or (b) Service-use recommendations provided by Snowflake Support personnel.

'Operasi Sah' didefinisikan sebagai operasi yang memenuhi (a) Dokumentasi atau (b) Rekomendasi penggunaan Layanan yang disediakan oleh personel Dukungan Snowflake.

In the event of a Service Level Failure, Customer, as its sole and exclusive remedy, shall receive Service Level  Credits  credited  against  Customer's  usage  in  the  applicable  Cloud  Provider  Region  in  the immediately succeeding calendar month following the Service Level Failure, provided that Customer requests such Service Level Credits within twenty-one (21) days of the calendar month in which the Service  Level  Failure  occurred.  The  number  of  Service  Level  Credits  credited  to  Customer  will  be calculated  using  the  Monthly  Availability  Percentage  and  Error  Rate  Threshold  combination  that provides Customer with the largest number of Service Level Credits set forth in Table 4. Service Level Credits may not be exchanged for, or converted to, monetary amounts.

Dalam  hal  terjadi  suatu  Kegagalan  Tingkat  Layanan,  Pelanggan,  sebagai  satu-satunya  upaya eksklusifnya,  akan  menerima  Kredit  Tingkat  Layanan  yang  dikreditkan  terhadap  penggunaan Pelanggan di Wilayah Penyedia Cloud yang berlaku dalam bulan kalender segera setelahnya setelah Kegagalan Tingkat Layanan, dengan ketentuan bahwa Pelanggan meminta Kredit Tingkat Layanan tersebut dalam waktu dua puluh satu (21) hari dari bulan kalender di mana Kegagalan Tingkat Layanan terjadi. Jumlah Kredit Tingkat Layanan yang dikreditkan kepada Pelanggan akan dihitung menggunakan kombinasi Persentase Ketersediaan Bulanan dan Ambang Batas Tingkat Kesalahan yang memberikan  Pelanggan  dengan  jumlah  Kredit  Tingkat  Layanan  terbesar  sebagaimana  disebutkan dalam Tabel 4. Kredit Tingkat Layanan tidak dapat ditukarkan, atau dikonversikan menjadi, sejumlah uang.

## Table 4: Service Level Credit Calculation /

## Tabel 4: Perhitungan Kredit Tingkat Layanan

| Monthly Availability Percentage / Persentase Ketersediaan Bulanan                                               | Error Rate Threshold / Ambang Batas Tingkat Kesalahan   | Service Level Credits / Kredit Tingkat Layanan                              |
|-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------|---------------------------------------------------------|-----------------------------------------------------------------------------|
| Under 99.99% but greater than or equal to 99.0% / Di bawah 99,99% namun lebih besar dari atau sama dengan 99,0% | 10%                                                     | 1 x Average Daily Snowflake Credits / 1 x Kredit Snowflake Rata-Rata Harian |
| Under 99.9% but greater than or equal to 99.0% / Di bawah 99,9% namun lebih besar dari atau sama dengan 99,0%   | 1%                                                      | 1 x Average Daily Snowflake Credits / 1 x Kredit Snowflake Rata-Rata Harian |
| Under 99.0% but greater than or equal to 95.0% / Di bawah 99,0% namun lebih besar dari atau sama dengan 95.0%   | 1%                                                      | 3 x Average Daily Snowflake Credits / 3 x Kredit Snowflake Rata-Rata Harian |
| Under 95.0% / Di bawah 95,0%                                                                                    | 1%                                                      | 7 x Average Daily Snowflake Credits / 7 x Kredit Snowflake Rata-Rata Harian |

Example Calculation -  Customer  has  two  Accounts  (SFE1,  SFE2)  in  the  AWS  US  East  Region.  Each Account submits Valid Operations at a steady rate of 50 Valid Operations per minute. In the month of April, in each minute of a 250-minute period, all 50 Valid Operations submitted by SFE1 succeeded, whereas SFE2 experienced 2 Failed Operations out of a total of 50 Valid Operations. For the month of April, the Customer experienced an Error Rate of 2% across SFE1 and SFE2 Accounts in the AWS US East Region ((2 Failed Operations / 100 Valid Operations) * 100) during the 250-minute period.  In this example, the Service was Unavailable for the period of 250 minutes because the Error Rate exceeded the 1% Error Rate Threshold across both Accounts even though it does not exceed the 10% Error Rate Threshold. There are 43,200 Calendar Minutes in the month of April (30 days x 24 hours x 60 minutes). This results in a Monthly Availability Percentage of 99.4% calculated as ((43,200 - 250)/43,200 * 100). According to Table 4, a customer experiencing a 99.4% Monthly Availability Percentage with an Error Rate of 2% will receive 1 x Average Daily Snowflake Credits. If Customer used a total of three hundred (300) Snowflake Credits across both Accounts in April, then Customer's Average Daily Snowflake Credits for April would be ten (10) Snowflake Credits (300 / 30 days in April). Since the Monthly Availability Percentage is 99.4%, Customer would be entitled to request a Service Level Credit of ten (10) Snowflake Credits (1 x 10 Average Daily Snowflake Credits), which would be credited against Customer's usage of the Service in May.

Contoh Penghitungan - Pelanggan memiliki dua Akun (SFE1, SFE2) di Wilayah Timur AWS AS. Masingmasing Akun mengirimkan Operasi Sah dengan kecepatan tetap sebanyak 50 Operasi Sah per menit. Pada bulan April, dalam setiap menit periode 250 menit, semua 50 Operasi Sah yang diajukan oleh SFE1 berhasil, sedangkan SFE2 mengalami 2 Operasi Gagal dari total 50 Operasi Sah. Untuk bulan April, Pelanggan mengalami Tingkat Kesalahan sebesar 2% di seluruh Akun SFE1 dan SFE2 di Wilayah Timur AWS AS  ((2  Operasi  Gagal/100  Operasi  Sah)  *  100)  selama  periode  250  menit.  Dalam  contoh  ini, Layanan Tidak Tersedia untuk periode 250 menit karena Tingkat Kesalahan melebihi 1% Ambang Batas Tingkat  Kesalahan  di  kedua  Akun  meskipun  tidak  melebihi  10%  Ambang  Batas  Tingkat  Kesalahan. Terdapat 43.200 Menit Kalender di bulan April (30 hari x 24 jam x 60 menit). Hal ini menghasilkan Persentase Ketersediaan Bulanan sebesar 99,4% yang dihitung sebagai ((43.200 - 250)/43.200 * 100). Sesuai dengan Tabel 4, suatu pelanggan yang mendapatkan Persentase Ketersediaan Bulanan 99,4% dengan Tingkat Kesalahan 2% akan menerima 1 x Kredit Snowflake Rata-Rata Harian. Jika Pelanggan menggunakan total sebanyak tiga ratus (300) Kredit Snowflake di kedua Akun di bulan April, maka Kredit  Snowflake  Rata-Rata  Harian  Pelanggan  untuk  bulan  April  akan  menjadi  sepuluh  (10)  Kredit Snowflake  (300/30  hari  di  bulan  April).  Karena  Persentase  Ketersediaan  Bulanan  adalah  99,4%, Pelanggan akan berhak untuk meminta Kredit Tingkat Layanan sepuluh (10) Kredit Snowflake (1 x 10

Kredit  Snowflake  Rata-Rata  Harian),  yang  akan  dikreditkan  terhadap  penggunaan  Layanan  oleh Pelanggan pada bulan Mei.

## III. SLA Exclusions

## III. Pengecualian SLA

Snowflake will have no liability for any failure to meet the Service Level to the extent arising from: Snowflake tidak akan bertanggung jawab atas kegagalan apa pun untuk memenuhi Tingkat Layanan sejauh yang ditimbulkan dari:

- (A) Customer's failure to process Customer Data in the Service in accordance with Snowflake's recommendations  for  use  of  the  Service  --  though,  upon  being  notified  of  such  a  case, Snowflake  will  endeavor  to  help  Customer  address  the  failure  (e.g.,  with  additional recommendations);
- (A) Kegagalan  Pelanggan  untuk  mengolah  Data  Pelanggan  dalam  Layanan  sesuai  dengan rekomendasi  Snowflake  untuk  penggunaan  Layanan  --  meskipun,  setelah  diberitahukan mengenai kasus tersebut, Snowflake akan berusaha untuk membantu Pelanggan mengatasi kegagalan tersebut (misalnya, dengan rekomendasi tambahan);
- (B) Customer or User equipment;
- (B) Peralatan Pelanggan atau Pengguna;
- (C) Third-party acts, or services and/or systems not provided by or on behalf of Snowflake. For the avoidance of doubt, this exclusion (C) does not apply to the acts, services or systems of any Cloud Providers;
- (C) Tindakan pihak ketiga, atau layanan dan/atau sistem yang tidak disediakan oleh atau atas nama Snowflake. Untuk menghindari keragu-raguan, pengecualian ini (C) tidak berlaku untuk tindakan, layanan, atau sistem dari Penyedia Cloud mana pun;
- (D) Force Majeure events -- i.e., any cause beyond such party's reasonable control, including but not limited to acts of God, labor disputes or other industrial disturbances, systemic electrical, telecommunications, or other utility failures, earthquake, storms or other elements of nature, blockages, embargoes, riots, public health emergencies (including pandemics and epidemics), acts or orders of government, acts of terrorism, or war;
- (D) Peristiwa Keadaan Kahar -- yaitu, setiap peristiwa yang disebabkan di luar kendali wajar pihak tersebut, termasuk tetapi tidak terbatas pada tindakan Tuhan, perselisihan perburuhan atau gangguan industri lainnya, kegagalan sistem kelistrikan, telekomunikasi, atau utilitas lainnya, gempa bumi, badai atau elemen alam lainnya, pemblokiran, embargo, kerusuhan, keadaan darurat  kesehatan  masyarakat  (termasuk  pandemi  dan  epidemi),  tindakan  atau  perintah pemerintah, tindakan terorisme, atau perang;
- (E) Evaluation, free trial, or proof-of-concept use of the Service; or
- (E) Evaluasi, percobaan gratis, atau penggunaan proof-of-concept dari Layanan; atau
- (F) Use  of  Service  features  or  functionality  that  are  subject  to  Preview  Terms  (e.g.,  beta functionality not intended for production use).
- (F) Fitur  Penggunaan  Layanan  atau  fungsi  yang  tunduk  pada  Ketentuan  Pratinjau  (misalnya, fungsionalitas beta tidak dimaksudkan untuk penggunaan produksi).